Fakta Menarik Kuliah Jurusan Kedokteran

Fakta Menarik Kuliah Jurusan Kedokteran – Jurusan kedokteran adalah salah satu jurusan dengan peminat yang cukup banyak. Tidak hanya di perguruan tinggi negeri tetapi juga di perguruan tinggi swasta. Di terima dan berkuliah di jurusan kedokteran menjadi suatu kebanggaan untuk diri sendiri dan kedua orang tua. Namun, terbilang sangat sulit untuk di terima di jurusan kedokteran. Di bawah ini ada beberapa fakta menarik kuliah jurusan kedokteran.

Menjadi Mahasiswa Kedokteran Itu Terbilang Sulit

Di jurusan kedokteran harus menghafal nama latin anatomi atau struktur tubuh yang terbilang sangat banyak sekali materinya. Selain itu, kalian juga harus mengerti dengan gambaran abrstrak histologi (jaringan) tubuh di mikroskop yang tidak berbentuk, mempelajari juga apa yang terlihat dari luar seperti mata, kulit, telinga tapi kalian juga mempelajari yang tidak terlihat seperti jantung, usus, rahim, anatomi, histologi, dan fisiologinya. Di jurusan ini juga mempelajari tentang cara sel berkomunikasi sampai tingkat gen dan DNA. Mahasiswa kedokteran tidak hanya pintar di teori saja, tapi harus mahir di praktik atau skill. Jurusan ini juga mengharuskan mahasiswanya belajar mengenai cara berkomunikasi yang baik, melalukan pemeriksaan benar, bersikap ramah, dan penolong.

Tahap Tes Masuk Yang Di Lalui

Secara umum, kalian akan melewati tiga jenis tahap tes untuk masuk di jurusan kedokteran. Tahap pertama adalah tes tertulis. Ada pun berbagai materi yang di ujikan antara lain, matematika dasar, matematika IPA, bahasa inggris, biologi, fisika, kimia, dan bahasa indonesia. Setelah itu kamu akan menghadapi tes potensi akademik (TPA) kedokteran dengan materi uji kemampuan logika, verbal, spasial, numerik, atau gambar. Lalu pada tahap terakhir yaitu tes kesehatan yang mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, kesehatan gigi, tes pendengaran, buta warna, penglihatan, serta tes urine.

Masa Studi

Kuliah di jurusan kedokteran memakan waktu yang lama. Kalian akan menghabiskan sekitar 6-7 tahun masa kuliah. Hal ini karena kamu nggak hanya menjalankan kuliah reguler atau pre klinik, tetapi juga tahapan co-assistent (koas) dan internship. Kuliah reguler atau pre klinik memakan waktu 3,5-4 tahun, sementara tahapan co-assistent dan internship menghabiskan waktu 1,5-2 tahun. Setelah melewati tahapan itu semua, barulah kamu akan di sumpah dan di beri gelar dokter. Masa studi tersebut belum di hitung untuk program spesialisasi. Untuk spesialis tulang misalnya, kamu akan menambah waktu studi selama 5 tahun. Sedangkan untuk spesialis anak ada tambahan waktu studi selama 4 tahun, radiologi 2 tahun, dan lain-lain tergantung dari universitasnya.

Baca Juga: Rekomendasi Universitas Latvia Unggul dan Populer 2026

Menjalankan Rutinitas Yang Sibuk

Mahasiswanya sangat sibuk dengan kehidupan akademik perkuliahan, mulai dari pretes, postes, responsi, turun ke puskemas, ujian blok, dan ujian skill atau OSCE. Mahasiswa kedokteran juga sangat sulit untuk di ajak bertemu atau bermain di luar kampus.

Mata Kuliah Kedokteran Banyak Hafalan

Di jurursan ini memang mata kuliah banyak hafalan yang harus kamu pelajari setiap harinya. Hafalan tersebut banyak sekali yang mengandung kata-kata istilah atau bahasa kedokteran yang nantinya kalau kamu sudah jadi dokter wajib hafal kata-kata tersebut. Selain itu, di kedokteran juga banyak hituangan akan akan di pelajari.

Prospek Karier

Tidak perlu di ragukan lagi, salah satu alasan pelajar ingin menjadi seorang dokter adalah prospek kariernya yang menjanjikan serta penghasilnnya yang besar. Kalian bisa memilih banyak profesi, seperti dokter umu, dokter spesialis, dokter hewan, hingga seorang wirawasta.